Kamis, 10 Mei 2012

PENILAIAN KELAS


A.    Apa Itu Penilaian Kelas ?
Secara umum, penilaian adalah proses sistematis pengumpulan informasi (angka, deskripsi, verbal), analisis, interpretasi informasi untuk memberikan keputusan terhadap kadar hasil kerja. Dengan demikian penilaian kelas merupakan proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk pemberian keputusan terhadap hasil belajar siswa berdasarkan tahapan kemajuan belajarnya sehingga didapatkan potret/profil kemampuan siswa sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan dalam kurikulum.
Penilaian berbasis kelas berorientasi pada kompetensi yang ingin dicapai dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. Ketercapaian ini bisa mengacu pada patokan tertentu dan atau ketuntasan belajar yang dilakukan melalui berbagai cara, misalnya melalui Portofolio, Produk Proyek, Kinerja, Tertulis, atau Penilaian Diri (Self Assessment). Penilaian berbasis kelas inilah yang diterapkan dalam pembelajaran yang berdasarkan KTSP.
Penilaian berbasis kelas pada KTSP mempunyai kekhasan sebagai berikut :
-        Dari klasifikasi siswa bergeser ke pengembangan kemampuan siswa.
-        Lebih cenderung : penilaian acuan kriteria.
-        Kompetensi dan indikator menjadi acuan.
-        Menerapkan berbagai macam penilaian.
-        Berupaya memberikan profil kemampuan siswa secara lengkap.
-        Mengoptimalkan kompetensi siswa.
Terkait dengan pencapaian kompetensi dan pelaporan, penilaian kelas mempunyai fungsi dan kegunaan sebagai berikut :
·         Alat penilaian disusun dalam rangka menciptakan kesempatan bagi siswa untuk memperlihatkan kemampuannya.
·         Laporan kemajuan belajar siswa merupakan sarana komunikasi dan sarana kerjasama antara sekolah dan orang tua, yang bermanfa’at bagi kemajuan belajar siswa maupun pengembangan sekolah.
·         Pelaporan hendaknya memuat :
-                  Rincian hasil belajar berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
-                  Memberikan informasi yang jelas, menyeluruh, dan akurat.
-                 Menjamin orang tua untuk segera mengetahui masalah dan perkembangan anaknya.
Informasi hasil penilaian yang diberikan kepada orang tua hendaknya :
·       Menggunakan bahasa yang komunikatif;
·       Menitikberatkan kekuatan yang dicapai siswa;
·       Memberikan perhatian pada pengembangan dan pembelajaran anak;
·       Berkaitan dengan hasil belajar sesuai yang ditetapkan kurikulum;
·       Berisi informasi tentang tingkat pencapaian hasil belajar;
·       Hasil penilaian yang shahih dan andal.
B.     Ciri-Ciri Penilaian Kelas
Ciri-ciri penilaian kelas adalah sebagai berikut :
-        Proses penilaian merupakan bagian integral dari proses pembelajaran.
-        Strategi yang digunakan mencerminkan kemampuan anak secara autentik.
-       Penilaiannya menggunakan acuan patokan/kriteria. Hal ini dilakukan karena untuk mengetahui ketercapaian kompetensi siswa.
-        Memanfa’atkan berbagai jenis informasi.
-        Menggunakan berbagai cara dan alat penilaian.
-        Menggunakan system pencatatan yang bervariasi.
-        Keputusan tingkat pencapaian hasil belajar berdasarkan berbagai informasi.
-        Mempertimbangkan kebutuhan khusus siswa.
-       Bersifat holistis, penilaian yang menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
C.     Bagaimana Kriteria Penilaian Kelas ?
Penilaian kelas harus memperhatikan criteria berikut :
·         Validitas, hasil penilaian dapat ditafsirkan sebagai apa yang akan dinilai.
·         Reliabilitas, hasil penilaiannya ajek, dan menggambarkan kemampuan yang sesungguhnya.
·         Fokus Kompetensi, penilaian dilakukan untuk pencapaian kompetensi yang sesuai dengan kurikulum, dan materinya terkait langsung dengan indicator pencapaian kompetensi.
·         Komprehensif, informasi yang diperoleh cukup untuk membuat keputusan.
·         Objektif, penilaian dilakukan secara adil, terencana, dan berkesinambungan.
·         Mendidik, penilaian dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas belajar.
D.    Cara Yang Harus Diperhatikan Dalam Melakukan Penilaian Kelas
Penilaian merupakan suatu proses yang dilakukan melalui perencanaan pengumpulan informasi, pelaporan, dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa. Secara teknis, penilaian bisa dilakukan dengan cara-cara berikut :
-        Lihatlah kompetensi yang ingin dicapai pada kurikulum.
-        Pilihlah alat penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
-        Ketika penilaian berlangsung, pertimbangkan kondisi anak.
-        Penilaian dilakukan secara terpadu dengan KBM.
-        Penilaian bisa dilakukan dalam suasana formal dan informal.
-       Petunjuk pelaksanaan penilaian harus jelas, gunakan bahasa yang mudah dipahami.
-        Kriteria penyekoran jelas sehingga tidak menimbulkan multitafsir.
-        Gunakan berbagai bentuk dan alat untuk menilai beragam kompetensi.
-       Lakukan rangkaian aktivitas penilaian melalui : pemberian tugas PR, ulangan, pengamatan, dan sebagainya.
E.     Bentuk dan Teknik Yang Bisa Diterapkan Dalam Penilaian Kelas
Ada berbagai bentuk dan teknik yang bisa dilakukan dalam penilaian kelas, yaitu penilaian kinerja (performance), penilaiaan penguasaan (proyek / project), penilaian hasil kerja (produk / product), penilaian tertulis (paper & pen), penilaian portofolio (portofolio), dan penilaian sikap.
Ø Penilaian Kinerja (Performance)
Penilain kinerja adalah penilaian bedasarkan hasil pengamatan penilai terhadap aktivitas siswa sebagaimana yang terjadi. Penilaian ini biasanya digunakan untuk menilai kemampuan siswa dalam berpidato, pembacaan puisi, diskusi, pemecahan masalah, partisipasi siswa dalam diskusi, menari, memainkan alat musik, aktivitas olahraga, menggunakan peralatan laboratorium, mengoperasikan suatu alat.
Langkah-langkah yang dilakukan dalam penilaian kinerja adalah sebagai berikut :
-       Identifikasikan semua aspek penting.
-       Tuliskan semua kemampuan khusus yang diperlukan.
-       Usahakan kemampuan yang akan dinilai dapat teramati dan tidak terlalu banyak.
-       Usahakan kemampuan yang akan dinilai bedasarkan urutan yang akan diamati.
-       Apabila menggunakan rating scale perlu menyediakan kriteria untuk setiap pilihan (missal : baik apabila …, cukup apabila …, kurang apabila …)
Penilaian kinerja dapat menggunakan dua kemungkinan instrument, yaitu :
o   Daftar cek (ya – tidak)
o   Skala rentang (sangat kompeten – kompeten – agak kompeten – tidak kompeten)
Contoh instrument penilaian kinerja
Contoh 1
INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA
MODEL RATING SCALE
Petunjuk            : Beri lingkaran pada angka yang sesuai untuk setiap kemampuan yang teramati pada waktu anak berpidato.
1.      Apabila tidak pernah
2.      Apabila jarang
3.      Apabila kadang-kadang, dan
4.      Apabila siswa selalu melakukan
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nama   : …………………………………..
Kelas   : …………………………………..
Aspek yang Dinilai
Deskriptor
Skala Nilai
I.  Ekspresi fisik (physical exspression)
A.     Berdiri tegak melihat pada penonton
1, 2, 3, 4

B.     Mengubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan
1, 2, 3, 4
II. Dan seterusnya



Contoh 2
INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA
MODEL CHECKLIST
------------------------------------------------------------------------------------------------------------Petunjuk : Beri tanda centang () di belakang huruf di mana kemampuan siswa teramati pada     
     waktu berpidato.               
Nama   : ……………………………..
Kelas   : ……………………………..

I.       Ekspresi fisik (physical exspression)
…..A. Berdiri tegak melihat pada penonton
…..B. Mengubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan
…..C. Mata melihat kepada penonton.

II.   Ekspresi suara (vocal ekspression)
…..A. Berbicara dengan kata-kata yang jelas
…..B. Nada suaranya berubah-ubah sesuai dengan pernyataan yang ditekankan
…..C. Berbicara cukup keras untuk didengar penonton.

III.  Ekspresi verbal (verbal ekspression)
…..A. Memilih kata-kata yang tepat untuk mengaskan arti
…..B. Tidak mengulang-ulang pernyataan
…..C. Menggunakan kalimat yang lengkap untuk mengutarakan suatu pikiran
…..D. Menyimpulkan pokok-pokok pikiran yang penting.

Contoh 3
INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA
MODEL RATING SCALE GABUNGAN
Nama Siswa : …………………Tanggal : ……………………Kelas : ……………………
Kompetensi Dasar : Mengelompokkan hewan sesuai dengan jenis makanannya.
Kelompokkanlah hewan sesuai dengan jenis makanannya dengan menggunakan gambar.

No.
Aspek yang Dinilai
Tingkat Kemampuan
1
2
3
4
1.
Pengelompokan dilakukan dengan menggunakan semua indra




2.
Uraian yang dijabarkan secara rinci




3.
Uraian disertai diagram





Jumlah





Kriteria Penskoran

Kriteria Penilaian

1.      Baik Sekali  
2.      Baik            
3.      Cukup
4.      Kurang
4
3
2
1
10 – 12
7 – 9
4 – 6
≤ 3
A
B
C
D

A.    Pengelompokan yang dilakukan siswa sangat baik, uraian yang dijabarkan rinci dan diperoleh dengan menggunakan seluruh indra disertai dengan gambar-gambar atau diagram.
B.     Pengelompokan yang dilakukan siswa baik, uraian yang dijabarkan kurang rinci dan diperoleh dengan menggunakan sebagian besar indra dengan gambar-gambar atau diagram.
C.     Pengelompokan yang dilakukan siswa baik, uraian yang dijabarkan tidak rinci dan diperoleh dengan menggunakan sebagian kecil indra dengan gambar-gambar atau diagram
D.    Pengelompokan yang dilakukan siswa kurang baik, uraian yang dijabarkan kurang sesuai dan diperoleh dengan menggunakan sebagian besar indra dengan gambar-gambar atau diagram
ü  Penilaian Penugasan (Proyek / Project)
Penilaian penugasan atau proyek merupakan penilaian untuk mendapatkan gambaran kemampuan menyeluruh / umum secara kontekstual, mengenai kemampuan siswa dalam menerapkan konsep dan pemahaman mata pelajaran tertentu. Penilaian terhadap suatu tegas yang mengandung investigasi harus selesai dalam waktu tertentu. Investigasi dalam penugasan memuat tahapan : perencanaan, pengumpulan data, pengolahan data, dan penyajian data.
Berikut contoh penilaian proyek :
-          Investigasi matematik
-          Pengaruh olahraga pada postur tubuh
-          Praktik investigasi fisika
-          Air di rumah kita (multidisiplin)
-          Perancangan tata ruang sekolah
Penilaian penugasan bermanfaat untuk menilai :
-          Keterampilan menyelidiki secara umum
-          Pemahaman dan pengetahuan dalam bidang tertentu
-          Kemampuan mengaplikasi pengetahuan dalam suatu penyelidikan, dan/atau
-          Kemampuan menginformasikan subjek secara jelas.
Apa Saja Tipe Penilaian Proyek?
Ada dua tipe penilaian proyek, yaitu sebagai berikut :
·         Penilaian proyek yang menekankan pada proses, misalnya :
-          Merencanakan dan mengorganisasikan investigasi.
-          Bekerja dalam tim.
·         Penilaian proyek yang menekankan pada produk, misalnya:
-          Mengidentifikasi dan mengumpulkan informasi yang relevan.
-          Menganalisis dan menginterpretasi data.
-          Mengomunikasiakan hasil.
Contoh penilaian proyek
Mata pelajaran       : Ilmu pengetahuan sosial
Jenjang                  : SD
Kelas/semester      : VI
Kompetensi dasar :
Menganalisis bentuk-bentuk perilaku yang muncul sebagai dampak globalisasi (konsumerisme, gaya hidup).
Indikator :
-          Mengidentifikasi bukti-bukti globalisasi di lingkungan masyarakat (misalnya ; dalam hal periklanan, pariwisata, migrasi, telekomukasi).
-          Membuat daftar perubahan perilaku masyarakat setempat sebagai dampak globalisasi (misalnya: dalam hal makanan, perilaku,gay hidup, pakaian,nilai-nilai,komunikasi, perjalanan, dan tradisi).
-          Membandingkan pandangan orang tua dan anak mengenai perubahan-perubahan yang terjadi akibat pengruh globalisasi.
Contoh tugas penilaian proyek
Lakukan penelitian sederhana di lingkungan sekitar mengenai pengaruh iklan baik di media cetak maupun di media elektronik terhadap gaya hidup anak SD (cara berpakaian, pilihan makanan dan minuman, perilaku).
Contoh format penskoran tugas proyek.
Aspek
Kriteria dan Skor
3
2
1
Persiapan
Jika memuat tujuan, alas an, tempat, penilian, responden, daftar pertanyan dengan lengkap.
Jika memuat tujuan, alas an, tempat, penilian, responden, daftar pertanyan kurang lengkap.
Jika memuat tujuan, alas an, tempat, penilian, responden, daftar pertanyan tidak lengkap.
Pengumpulan data
Jika daftar pertanyaan dapat di laksanakan semua dan data tercatat dengan rapi dan lengkap.
Jika daftar pertanyaan dapat di laksanakan semua tetapi  data tidak tercatat dengan rapi dan lengkap.
Jika pertanyaan tidak terlaksana semua dan data tidak tercatat dengan rapi.
Pengolahan data
Jika pembahasan data sesuai tujuan penelitian.
Jika pembahasan data kurang menggambarkan tujuan penelitian.
Jika sekedar melaporkan hasil penelitian tanpa membahas data.
Pelaporan tertulis
Jika sistematika penulisan benar, memuat saran, bahasa komunikatif.
Jika sistematika penulisan benar, memuat saran, namun bahasa kurang komunikatif.
Jika penulisan kurang sistematis, bahasa kurang komunikatif, kurang memuat saran.

Ø  Penilaian Hasil Kerja (Produk / Product)
Penilaian hasil kerja atau produk merupakan penilaian kepada siswa dalam mengontrol proses dan memanfaatkan/menggunakan bahan untuk menghasilkan sesuatu, kerja praktik atau kualitas estetik dari sesuatu yang mereka produksi. Contoh : kerja artistic (meng-gambar, melukis, kerajinan), makanan, pakaian, produk yang terbuat dari kayu, metal, plastic, dan keramik.
Apa Yang Akan Dinilai?
Penilaian produk akan menilai kemampuan siswa dalam :
-          Bereksplorasi dan mengembangkan gagasan dalam mendesain,
-          Memilih bahan-bahan yang tepat,
-          Menggunakan alat,
-          Menunjukkan inovasi dan kreasi, dan
-          Memilih bentuk dan gaya dalam karya seni.
E.     Apa Saja Fase Dalam Menghasilkan Produk?
1.      Persiapan : siswa dapat dinilai dalam kemampuannya membuat perencanaan, bereksplorasi, mengembangkan gagasan, dan membuat desain produk.
2.      Produksi : siswa dapat dinilai dalam kemampuannya memilih dan menggunakan bahan, alat, dan teknik.
3.      Refleksi : siswa dapat dinilai dalam hal estetika, kesempurnaan produk, fungsional, keorisinilan.
F.     Cara Mendesain Penilaian Produk
Membuat perencanaan :
-          Apakah anda akan menilai tahap persiapan, produksi, refleksi ?
-          Bagaimana / bagian mana relevansinya dengan kurikulum?
-          Bagaimana anda secara spesifik membuat kriterianya?
Membuat Pencatatan :
-          Metode pencatatan apa yang akan digunakan (catatan singkat, analitik, atau holistis)?
-          Siapa yang akan menilai (sisiwa sendiri, teman sebaya, orang tua, atau guru)?
-          Bagaimana kriteria penilaiannya?
-          Bagaimana tingkat keajekannya?
Pelaporan :
-          Dari sudut pandang/eviden apa anda menentukan tingkat kemampuan anak (menggunakan analitik, holistis, catatan singkat, daftar cek).
-          Lebih menekankan mana : tingkat kemajuan siswa individual atau keterbandingannya dengan siswa lain dikelompoknya.
-          Bentuk pelaporannya dapat berupa uraian/deskripsi atau secara grafis.
Penilaian ini bisa diarahkan pada penilaian hasil akhir dan/atau penilaian proses.
·         Penilaian hasil akhir, misalnya menilai hasil produk berupa :
o   Makanan;
o   Pakaian;
o   Hasil karya seni : gambar, lukisan, pahatan;
o   Barang-barang terbuat dari kayu, keramik, plastic, dan logam;
·         Penilaian proses, misalnya menilai terhadap proses :
o   Menggunakan teknik menggambar;
o   Menggunakan peralatan dengan aman;
o   Membakar kue dengan baik.

Contoh Tugas Penilaian Produk
TUGAS PENILAIAN PRODUK
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tugas : Buatlah rancangan model benda yang menggunakan roda.
Ketentuan :
-          Gambar rancangan model
-          Bahan untuk model tertulis dalam rancangan
-          Tentukan spesifikasi bahan untuk model.
Penskoran tugas penilaian produk contoh 1 :
No.
Kriteria
Skor
1
Ada gambar rancangan model
B
C
K
2
Bahan tertulis dalam model
B
C
K
3
Spesifikasi bahan tertulis
B
C
K
4
Unsur estetika
B
C
K

Kriteria Penskoran :
B         : Gambar proporsional, bahan tertulis lengkap, spesifikasi bahan jelas
C         : Gambar kurang proposional, bahan tertulis kurang lengkap, spesifikasi bahan   
  kurang jelas.
K         : Gambar tidak proporsional, bahan tertulis tidak lengkap, spesifikasi bahan
  tidak jelas.
            TUGAS PENILAIAN PRODUK
            -------------------------------------------------------------------------------------------------------
            Tugas: Rancang dan buatlah mainan yang menggunakan roda.
            Ketentuan sebagai berikut (spesifikasi diberikan)                  :
            Jenis kayu                                                                                : ………………………
            Ukuran                                                                                                : ………………………
            Dan sebagainya

Ø  Penilaian Tes Tertulis (Paper & Pen)
Penilaian secara tertulis dilakukan dengan tes tertulis. Tes tertulis merupakan tes di mana soal dan jawaban yang diberikan kepada peserta didik dalam bentuk tulisan. Dalam menjawab soal peserta didik tidak selalu merespons dalam bentuk menulis jawaban, tetapi dapat juga dalam bentuk yang lain, seperti memberi tanda, mewarnai, menggambar, dan sebagainya.
Teknik Penilaian Tertulis
Ada dua bentuk soal tes tertulis, yaitu sebagai berikut :
a.       Soal dengan memilih jawaban.
·         Pilihan ganda
·         Dua pilihan (benar-salah, ya-tidak)
·         Menjodohkan
b.      Soal dengan mensuplai-jawaban
·         Isian atau melengkapi
·         Jawaban singkat atau pendek
·         Soal uraian
Dari berbagai alat penilaian tertulis, tes memilih jawaban benar-salah, isian tingkat, dan menjodohkan merupakan alat yang hanya menilai kemampuan berpikir rendah, yaitu kemampuan mengingat (pengetahuan). Tes pilihan ganda dapat digunakan untuk menilai kemampuan mengingat dan memahami. Pilihan ganda mempunyai kelemahan, yaitu peserta didik tidak mengembangkan sendiri jawabannya, tetapi cenderung hanya memilih jawaban yang benar dan jika peserta didik tidak mengetahui jawaban yang benar maka peserta didik akan menerka. Hal ini menimbulkan kecenderungan peserta didik tidak belajar untuk memahami pelajaran, tetapi menghafalkan soal dan jawabannya. Alat penilaian ini kurang dianjurkan pemakaiannya dalam penilaian kelas karena tidak menggambarkan kemampuan peserta didik yang sesungguhnya.
Tes tertulis bentuk uraian adalah alat penilaian yang menuntut peserta didik untuk mengingat, memahami, dan mengorganisasikan gagasannya atau hal-hal yang sudah dipelajari, dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis dengan menggunakan kata-katanya sendiri. Alat ini dapat menilai berbagai jenis kemampuan, misalnya mengemukakan pendapat berpikir logis, dan, menyimpulkan. Kelemahan alat ini antara lain cakupan materi yang ditanyakan terbatas.
Dalam menyusun instrumen penilaian tertulis perlu dipertimbangkan hal-hal berikut :
·         Materi, misalnya kesesuaian soal dengan indikator pada kurikulum,
·         Konstruksi, misalnya rumusan soal atau pernyataan harus jelas dan tegas,
·         Bahasa, misalnya rumusn soal tidak menggunakan kata/kalimat yang menimbulkan penafsiran ganda.
Ø  Penilaian Portofolio (Portofolio)
Portofolio merupakan kumpulan karya (hasil kerja) seorang siswa dalam periode tertentu. Kumpulan karya ini menggambarkan taraf kompetensi yang dicapai seorang siswa. Portofolio dapat digunakan untuk menilai perkembangan kemampuan siswa.
Penilaian melalui koleksi karya (hasil karya) siswa ini dilakukan secara sistematis dengan ciri-ciri berikut :
o   Pengumpulan data melalui karya siswa
o   Pengumpulan dan penilaian dilakukan secara terus-menerus
o   Portofolio bisa merefleksikan perkembangan berbagai kompetensi
o   Portofolio bisa memperlihatkan tingkat perkembangan kemajuan belajar siswa.
o   Portofolio merupakan bagian integral dari proses pembelajaran
o   Portofolio dilakukan untuk satu periode tertentu
o   Portofolio dilakukan untuk tujuan diagnostic.
Hal-hal penting yang perlu dipahami dalam penilaian portofolio :
o   Portofolio dapat menggambarkan kemampuan, keterampilan, dan minat siswa
o   Sampel-sampel karya ditentukan bersama siswa
o   Penyimpanan karya secara baik dan efisien
o   Menentukan kriteria penilaiannya bersama siswa
o   Siswa dapat terlibat menilai karya secara berkesinambungan
o   Siswa mendapat kesempatan untuk memperbaiki karya
o   Jadwalkan waktu untuk membahas portofolio
Karya-karya yang dapat dikumpulkan dalam penilaian portofolio antara lain sebagai berikut :
-          Puisi
-          Doa
-          Karangan
-          Surat
-          Gambar/lukisan
-          Komposisi Musik
-          Desain
-          Teks Lagu
-          Paper
-          Resep Makanan
-          Sinopsis
-          Laporan Observasi / Penyelidikan / Eksperimen
-          Naskah Pidato/khotbah
-          Dan Sebagainya
-          Naskah Drama

-          Rumus


Hal-hal berikut perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaian portofolio.
-          Siswa merasa memiliki portofolio sendiri
-          Tentukan bersama hasil kerja apa yang akan dikumpulkan
-          Kumpulkan dan simpan hasil kerja siswa dalam 1 tempat (map atau folder)
-          Beri tanggal pembuatan
-          Tentukan kriteria untuk menilai hasil kerja siswa
-          Minta siswa untuk menilai hasil kerja mereka secara berkesinambungan
-          Bagi yang kurang, beri kesempatan perbaiki karyanya, tentukan jangka waktunya
-          Apabila perlu, jadwalkan pertemuan dengan orang tua
Ø  Penilaian Sikap
Penilaian terhadap perilaku dan keyakinan siswa terhadap suatu objek, fenomena, atau masalah.
Penilaian ini dapat dilakukan dengan cara, antara lain :
o   Observasi perilaku, misalnya tentang kerjasama, inisiatif, perhatian.
o   Pertanyaan langsung, misalnya tanggapan terhadap tata tertib sekolah yang baru.
o   Laporan pribadi, misalnya menulis pandangan tentang “kerusahan antar etnis”.
Demikianlah berbagai bentuk dan teknik penilaian kelas yang bisa digunakan dalam penerapan pembelajaran pada KTSP. Bentuk dan teknik mana yang dipilih sangat bergantung pada indicator kompetensi yang ingin dicapai dalam pembelajaran dan strategi pembelajaran yang dikembangkan. Sebagai pengingat, pada lampiran 5 dicantumkan daftar contoh alat penilaian. Daftar ini bisa dipakai sebagai pegangan guru ketika ingin menerapkan jenis penilaian tertentu dalam KBM.

1 komentar: